
Sementara itu, Kasi Perencanaan dan Program Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung, Huda Bachtiar mengatakan, kegiatan peninjauan penanggulangan banjir tersebut memang baru akan dimulai pada Agustus ini.
“Penanganan banjir ini memang perlu diantisipasi atau ditanggulangi secara terintegrasi dari hulu ke hilir,” ucap Huda mendampingi konsultan penanganan banjir dari Korea Selatan, Lee Kun Hwa.
Dia menuturkan, Bangka Tengah menjadi Kabupaten prioritas dalam kajian penanganan banjir di Bangka Belitung.
Lanjut dia, kajian terkait penanganan banjir ini dilandasi karena adanya peristiwa banjir besar yang menerpa Kota Pangkapinang beberapa tahun lalu.
“Jadi sebelumnya, Bangka Belitung ini memang telah menjadi salah satu percontohan untuk penangan banjir secara terintegrasi yang memang merupakan program kerjasama antara Kementerian PUPR RI dengan Korea Selatan,” tutupnya. (erwin)