
Dikatakan Sajidin, pertemuan tersebut bertujuan untuk mendrongkrak kembali harga TBS Kelapa Sawit yang anjlok dan mengakibatkan para petani rugi dimana saat ini TBS sawit turun hingga di bawah Rp1000 per kilo.
Menurut Sajidin, para petani sawit di Bateng bukan lagi mengeluh, tapi sudah pada tahapan protes.
“Bukan keluhan lagi yang kita dengar. Mudah-mudahan tidak lama lagi insyallah melalui pemerintah semua bisa kembali normal,” tuturnya.