
Selanjutnya, pihaknya akan meminta rekomendasi dan mengurus perizinan untuk melakukan pendalaman dan pembaharuan jalur masuk nelayan untuk melaut.
“Peninjauan sudah, tinggal perizinan dan rekomensasi saja. Dan nantinya ini juga akan kita lakukan di beberapa daerah laut lainnya di Bangka Tengah yang mengalami pendangkalan dan perlu pembaharuan pendalaman,” tutup Algafry.

Ditempat yang sama, Direktur Perencanaan Wilayah Laut Suharyanto mengatakan, kunjungannya memang untuk meninjau jalur nelayan melaut apakah perlu pembaruan atau tidak.
“Jadi kita tinjau dan kaji lebih dalam bersama Profesor dari IPB. Jika perlu diperbaharui maka kita akan lakukan pembaharuan untuk masyarakat,” ucapnya saat meninggalkan pantai Kulur Ilir. (Adv/Erwin)