
Di tengah situasi tersebut, kondisi air laut yang sedang surut menjadi kendala karena kapal tidak dapat merapat ke dermaga. Pihak manajemen kapal akhirnya meminta bantuan Kansar Pangkalpinang untuk melakukan evakuasi.
Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim setelah menerima laporan kedaruratan dari manajemen kapal.
“Begitu menerima informasi dari manajemen kapal, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Tanjung Pandan bersinergi dengan instansi terkait untuk bergerak menuju titik koordinat kapal guna memberikan tindakan penyelamatan secepat mungkin menggunakan RIB Basarnas kita,” ujar Mikel.
Tim Rescue kemudian bergerak menuju titik intercept di sekitar perairan Tanjung Pandan, pada koordinat 2°43.595’S 107°34.508’E.
Setibanya di lokasi, tim SAR bersama tenaga medis dari Badan Karantina Kesehatan (BKK) naik ke KM Salvia untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi Hendri.