
Suherman, salah satu nelayan yang menerima bantuan program BPJS ketenagakerjaan ini sangat berterimakasih kepada PT Timah, yang sudah peduli dengan para nelayan yang ada di Desa Gantung dan sekitarnya.
“Kami sangat berterima kasih PT Timah yang sangat peduli kepada nelayan sehingga dengan diberikannya bantuan BPJS ketenagakerjaan ini memberikan ketenangan bagi kami nelayan dan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, pekerjaan sebagai nelayan miliki risiko yang cukup tinggi, sebab 80 persen nelayan bekerja di laut yang cuacanya tidak bisa diprediksi.
“Bekerja sebagai nelayan itu memiliki risiko yang luar biasa, karena fakor kecelakaan kalau dihitung persen sekitar 80 persen, karena kami berhadapan dengan gelombang, angin kencang dan cuaca di laut yang tidak menentu dan tidak bisa diprediksi,” jelasnya.
Sebelumnya, cerita Suherman, ia dan keluarga pernah memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan terkait BPJS ketenagakerjaan karena itu ia berharap program BPJS dari PT Timah ini berkelanjutan untuk tahun-tahun mendatang.