500 Pohon Ditanam di Sempadan Sungai Romodong, Jadi Ikhtiar Pulihkan Lahan Kritis Belinyu

    Sebanyak 500 bibit pohon yang terdiri dari beringin, aren, nyatoh dan belangiran ditanam di sepanjang kawasan sempadan Sungai Romodong. Pohon-pohon tersebut dipilih karena memiliki fungsi ekologis yang mampu memperkuat struktur tanah, menjaga ketersediaan air dan mendukung pemulihan habitat alami.

    Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi DAS BPDAS Baturusa Cerucuk, Ucok Toni Edward, mengatakan kawasan sempadan Sungai Romodong termasuk wilayah yang rentan terhadap erosi dan sedimentasi sehingga masuk dalam Rencana Umum Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL).

    “Konservasi di kawasan ini sangat penting karena berfungsi sebagai pengendali banjir, mencegah erosi, menjaga ketersediaan air, sekaligus melindungi keanekaragaman hayati,” ujarnya.

    Menurut Ucok, keberhasilan rehabilitasi lingkungan tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat keberhasilan tumbuhnya tanaman dalam jangka panjang. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting.

    Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Romodong Bersatu, Abu Bakri. Ia menyebut masyarakat siap terlibat dalam perawatan pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook