
Tips Ampuh Cegah dan Atasi Maag Kambuh Saat Berpuasa – Maag kambuh saat puasa jadi salah satu keluhan yang paling sering muncul. Ini terjadi karena ada perubahan pola makan yang signifikan. Namun, tak perlu khawatir karena kamu bisa melakukan beberapa tips agar perut tetap terasa nyaman walaupun sedang menjalankan puasa.
Baca juga: Selain Enak, Inilah 8 Manfaat Buah Leci untuk Kesehatan Tubuh
Ada berbagai manfaat puasa di bulan Ramadan. Namun, puasa bisa menjadi tantangan bagi penderita gangguan pencernaan, seperti sakit maag atau GERD. Kondisi ini umumnya terjadi karena perubahan pola makan.
Sebenarnya, siapa saja bisa melakukan puasa termasuk bagi kamu penderita sakit maag.
Penderita maag tetap boleh berpuasa, tetapi perlu lebih berhati-hati karena kebiasaan makan tentu akan berubah. Jadi tubuh pun butuh waktu untuk beradaptasi dengan pola makan baru.
Untuk lebih jelasnya, konsultasikan dengan dokter apakah kondisimu boleh berpuasa atau tidak.
Mengutip Mayo Clinic, gejala sakit maag ditandai dengan rasa kenyang yang tidak nyaman setelah makan, perut bagian atas kembung dan terbakar, mual, dan lebih cepat kenyang.
Biasanya, sakit maag muncul di siang hari atau di malam hari setelah berbuka puasa. Agar maag tidak kambuh saat puasa, berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
Salah satu cara mencegah maag saat puasa adalah dengan memperhatikan porsi makan saat sahur dan berbuka puasa. Setelah berpuasa seharian, kamu mungkin saja kalap makan saat jam buka puasa tiba.
Padahal, makan banyak sekaligus bisa membuat perut terlalu penuh, kembung, dan terjadi sakit maag. Apalagi, jika sebelumnya lambung benar-benar dalam keadaan kosong.
Untuk mencegah sakit maag ketika puasa, mulailah dengan makanan ringan dulu sebelum makan berat saat buka puasa. Awali buka puasa dengan makan buah atau kue, baru makan berat sesudah tarawih.