
INTRIK.ID, KARIMUN — Pantai Pongkar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai menunjukkan daya tariknya sebagai lokasi wisata berbasis laut. Sebanyak 460 pemancing dari berbagai daerah, bahkan hingga Malaysia, meramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar 2026, Minggu (13/9/2026).
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan perdana pada Agustus 2025 yang diikuti lebih dari 300 pemancing. Lonjakan peserta ini menjadi salah satu tanda meningkatnya antusiasme terhadap potensi wisata bahari Desa Pongkar.
Kegiatan yang digelar Karang Taruna Pagar Alam Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, tersebut dipusatkan di RW 2 Pantai Pongkar dan mendapat dukungan dari PT Timah Tbk serta Pemerintah Kabupaten Karimun.
Ketua Pelaksana Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar 2026, Deni, mengatakan peserta tahun ini datang dari sejumlah wilayah, mulai dari sekitar Karimun hingga Batam dan Malaysia.
“Alhamdulillah tahun ini pesertanya mencapai 460 orang. Mereka datang dari berbagai wilayah. Antusiasmenya juga lebih tinggi dibandingkan tahun lalu,” kata Deni.
Dalam perlombaan, peserta ditantang mendapatkan ikan dengan ukuran atau bobot terbesar. Panitia menetapkan 10 pemenang berdasarkan hasil tangkapan ikan dengan bobot terbesar.
Salah satu peserta dari Parit Benut berhasil meraih juara setelah mendapatkan ikan pari seberat 4,6 kilogram yang diperoleh di laut lepas.
Bagi masyarakat Desa Pongkar, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi memancing. Mayoritas warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan membuat laut menjadi bagian penting dari kehidupan sekaligus potensi ekonomi dan wisata desa.
Deni mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi peluang untuk menjadikan lomba tersebut sebagai agenda tahunan yang dapat memperkenalkan Pantai Pongkar kepada masyarakat yang lebih luas.
“Mayoritas masyarakat di sini merupakan nelayan. Karena itu, kami ingin mengangkat potensi laut dan wisata Desa Pongkar melalui kegiatan seperti ini, sehingga masyarakat Karimun semakin mengenal dan peduli dengan potensi yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pemuda dan masyarakat untuk berkolaborasi menghadirkan aktivitas positif di desa.
Deni mengapresiasi dukungan PT Timah Tbk dan Pemerintah Kabupaten Karimun, termasuk bantuan dalam mendukung penyediaan hadiah bagi para peserta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah yang telah memberikan support dan dukungan untuk kegiatan kepemudaan. Tahun lalu juga dibantu dan kami berharap tahun depan bisa kembali mendapatkan dukungan,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, Lomba Mancing Pantai Pongkar berpotensi menjadi salah satu kegiatan yang ikut memperkenalkan potensi wisata bahari Karimun. Tantangannya kini adalah menjaga konsistensi pelaksanaan dan memperluas dampaknya agar keramaian event tidak berhenti sebagai perlombaan tahunan semata.(*)
Sumber: PT Timah Tbk