Tidak hanya pada garam saja, kita dapat menemukan natrium pada air mineral. Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), natrium menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta mendukung transmisi atau “pengiriman pesan” pada saraf ke otak, termasuk mendukung kontraksi otot saat kita.
Kalsium
Anda pasti sering menemukan kalsium di dalam susu sapi. Namun, jangan salah, kalsium pun terdapat pada air mineral. Laman UOFM menjelaskan, kalsium turut menjaga kekuatan tulang dan gigi, serta mendukung otot bekerja dalam keadaan rileks dan berkontraksi. Kalsium juga membantu tubuh secara holistik (keseluruhan) menguatkan sistem imun, terutama di musim penyakit.
Melihat manfaatnya yang baik bagi tubuh, Anda dapat memastikan kembali pada label kemasan, apakah air mineral yang Anda konsumsi memiliki komposisi penting di atas atau tidak. Inilah mengapa, komposisi mineral membuat rasa yang unik pada setiap produk air mineral.
3. Berwarna jernih
Dalam memilih air mineral yang sehat, selalu ingat untuk melihat warna airnya. Lebih baik jangan mengonsumsi air mineral bila warnanya keruh, karena bisa jadi air sudah terkontaminasi zat-zat di luar botol air minum.
Hal ini juga disebutkan dalam Peraturan Menteri Perindustrian RI bahwa air mineral dalam kemasan harus lolos uji syarat SNI (Standar Nasional Indonesia). Tolok ukur penilaiannya adalah organoleptik (bau, rasa, warna, penampakan), pH, kekeruhan, serta mikrobiologi (apakah terdapat bakteri coliform atau tidak).
Maka itu, selain memastikan kejernihan warna air mineral, jangan lupa pastikan ada logo SNI pada label kemasan.
4. Pastikan botol yang digunakan jenis PET
Dalam memilih air mineral yang sehat, Anda juga perlu memastikan air mineral dalam kemasan menggunakan botol terbuat dari bahan berkategori PET atau ditandai dengan kode segitiga nomor 1. Berdasarkan paparan World Wildlife Fund, Botol ini banyak digunakan karena memiliki warna yang cerah dan transparan, sehingga memudahkan konsumen mengidentifikasi kejernihan air tersebut.
PET merupakan bahan plastik yang tergolong aman dan ringan sebagai kemasan minuman. Tak hanya itu, botol PET ini memiliki dampak yang lebih ramah lingkungan dibandingkan botol jenis PVC/PC, dan termasuk jenis plastik yang dapat didaur ulang.