
Jika suhu di siang hari sampai 2 derajat Celcius, maka aturlah bibit di lokasi yang terlindungi, misal di samping rumah. Untuk memaparkan biji pada cahaya dilakukan beberapa jam selama 3 atau 4 hari.
Setelah benih dan lahan tersedia, saatnya untuk menyemai cabai. Kamu bisa menggunakan polybag berukuran kecil sebagai media. Caranya dengan masukkan tanah dan juga pupuk dengan perbandingan 3:1 pada polybag.
Kemudian, rendam bibit dalam air hangat selama 3 jam. Masukkan bibit cabe dan tutup dengan tanah sekitar 1 cm saja. Jangan lupa disiram tiap hari ya. Biarkan tanaman pada polybag ini terlindungi dari hujan maupun matahari selama 1 minggu.
Bibit yang mulai tumbuh kecambahnya sudah bisa dipindahkan ke lahan yang kamu siapkan setelah umurnya 4 minggu. Oh iya, tanahnya harus gembur dan diberi pupuk ya. Pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk organik atau pupuk cair.
Jika usia tanaman cabe sudah 2,5-3 bulan setelah penanaman kamu bisa memanennya. Periode panennya juga cukup lama loh, bisa sampai 6 bulan.
Umur tanaman ini juga bisa mencapai 24 bulan dengan frekuensi panen berlangsung 15-18 kali. Lebih mudah dan murah kan buat menikmati pedasnya cabe rawit?
Untuk cara menanam cabe rawit ini tidak hanya dengan menyiapkan lahan yang cukup di rumah kok. Kamu bisa menggunakan pot, polybag atau hidroponik.
Nah, kalau cara polybag ini bisa digunakan untuk lahan rumahmu yang minimalis. Berikut ini langkah-langkah cara menanam cabe rawit di polybag.
Seperti pada umumnya, kamu perlu memilih kualitas bibit yang baik terlebih dulu. Caranya pun sama dengan memilih cabe yang segar, lalu dikupas dan ambil bijinya. Jemur di bawah sinar matahari sampai mengering ya.