22 Warga Dibantu Biaya Berobat PT Timah, Ada yang Harus Jual Kendaraan

    INTRIK.ID, BABEL – Biaya pengobatan bukan satu-satunya persoalan bagi warga yang harus menjalani perawatan di luar daerah. Ongkos perjalanan, obat-obatan hingga kebutuhan selama tinggal di daerah tujuan ikut menjadi beban keluarga.

    Kondisi itu dialami sejumlah warga di wilayah operasional PT Timah Tbk. Sepanjang semester I 2026, perusahaan mencatat telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada 22 warga yang membutuhkan dukungan untuk menjalani perawatan kesehatan.

    Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pengobatan, obat-obatan, tindakan medis, perjalanan hingga akomodasi selama menjalani perawatan.

    Salah satu penerimanya adalah Inayah Athifa Zahra, bayi berusia delapan bulan asal Air Rayak, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang harus menjalani pengobatan intensif di Jakarta.

    Ibunya, Rika, mengatakan putrinya mengalami gangguan yang berkaitan dengan perkembangan lingkar kepala dan saraf. Bantuan PT Timah digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan obat-obatan selama proses pengobatan.

    “Alhamdulillah, sangat membantu untuk biaya pengobatan dan obat anak saya. Semoga ke depan PT Timah bisa terus membantu orang-orang yang kekurangan untuk pengobatan,” ungkapnya.

    Beban serupa dirasakan keluarga Muhammad Al Fasha, warga Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, yang harus menjalani pengobatan penyakit jantung di Jakarta.

    Selain biaya pengobatan, keluarga harus menanggung kebutuhan selama berada di luar daerah. Bahkan, sebelum memperoleh bantuan, keluarga Al Fasha sempat menjual kendaraan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dan pengobatan.

    Ibunya, Wahyuni, merupakan orang tua tunggal yang bekerja serabutan. Kondisi tersebut membuat biaya pengobatan anak menjadi tantangan tersendiri ketika harus dilakukan di luar daerah.

    Bantuan PT Timah kemudian digunakan untuk mendukung biaya pengobatan dan akomodasi selama menjalani perawatan.

    “Semoga pengobatan anak saya lancar dan bisa segera sehat kembali. Saya sangat berterima kasih kepada PT Timah yang sudah membantu,” katanya.

    Cerita lainnya datang dari keluarga seorang anak berusia 11 tahun asal Tanjung Sari, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

    Anak tersebut harus menjalani penanganan medis hingga operasi di salah satu rumah sakit jantung di Jakarta setelah mengalami penurunan berat badan, sesak napas dan mudah lelah saat beraktivitas.

    Ibunya, Dahliana, mengatakan bantuan PT Timah membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani pengobatan di Jakarta, terutama biaya perjalanan, konsumsi dan akomodasi.

    “Alhamdulillah, bantuan dari PT Timah sangat membantu. Terutama untuk akomodasi dan kebutuhan makan. Bantuan ini sangat meringankan sekali,” ujarnya.

    Bagi keluarga yang harus membawa anggota keluarganya berobat ke luar daerah, kebutuhan kesehatan akhirnya tidak berhenti pada biaya tindakan medis. Perjalanan dan kebutuhan hidup selama menjalani perawatan juga menjadi bagian dari beban yang harus dipenuhi.

    Melalui program TJSL, PT Timah memberikan bantuan untuk meringankan beban tersebut bagi warga yang membutuhkan di wilayah operasional perusahaan.

    Sumber: PT Timah Tbk

      Ikuti kami di Facebook