
Selain itu, PT Timah juga mendukung program Semarak Babel yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengurangi lahan kritis di Babel.
Tak hanya itu, di pesisir pantai, PT Timah juga kerap melakukan penanaman mangrove, tahun ini PT Timah menargetkan penanaman 45.000 pohon mangrove di wilayah operasional Perusahaan.
Dari sisi reklamasi, PT Timah melakukan reklamasi darat dan laut karena penambangan timah dilaksanakan secara offshore dan onshore. Reklamasi darat yang dilakukan PT Timah ialah dengan melakukan revegatasi atau penanaman. Tahun 2023 lalu, PT Timah telah mereklamasi seluas 299,47 dan tahun 2024 berencana untuk malakukan reklamasi seluas 396,5 hektar.