
Ia menambahkan pendapatan PDAM Tirta Bangka Tengah pada 2021 lalu terbilang cukup baik dan meningkat banyak dari tahun sebelumnya dimana mengalami peningkatan pendapatan dari Rp 1,1 miliyar menjadi Rp 1,4 miliyar.
“Untuk 2022 ini, kita targetkan setidaknya mencapai Rp1,6 miliar biar tetap ada peningkatan,” sambung dia.
Selain itu, dalam rangka menambah minat pelanggan baru, pihaknya juga terus berupaya meningkatkan pelayanan salah satunya adalah dengan mengatur jam operasional agar lebih efektif dan efisien.
“Dibandingkan sebelumnya, jam operasional kita sudah lama, yakni dari jam empat pagi hingga setengah enam sore, lewat dari jam itu sudah dimatikan airnya,” ungkap Achmad.
Meski demikian, rentan waktu tersebut bersifat fleksibel, terlebih lagi saat musim kemarau dimana kebutuhan air bersih masyarakat cenderung lebih meningkat.
“Bisa saja kami tambah jam operasionalnya, karena bagaimana pun juga pelanggan ini harus tetap mendapatkan suplai air bersih,” tambahnya.