Scroll untuk baca artikel
Sosial

2016-2022, PT Timah Tanam 44.050 Mangrove

493
×

2016-2022, PT Timah Tanam 44.050 Mangrove

Sebarkan artikel ini
65376e5896427

INTRIK.ID, BABEL — Sebanyak 44.050 pohon mangrove sudah ditanam oleh pihak PT Timah dalam medio 2016-2022 di wilayah operasional perusahaan. Bahkan tahun 2023 ini, anggota holding industri pertambangan MIND ID ini juga sudah menanam ribuan mangrove.

Hal itu merupakan upaya untuk mewujudkan target karbon netral atau net zero emission pada 2060 mendatang.

Selain menanam mangrove PT Timah Tbk juga melakukan rehabilitasi mangrove bersama kelompok masyarakat, pemuda, akademisi dan kelompok nelayan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah abrasi dan menjaga ekosistem pesisir.

Bahkan penanaman mangrove menjadi salah satu gerakan menanam satu kebaikan. Hal ini salah satu bentuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan.

Selain itu, PT Timah Tbk juga berupaya untuk melakukan peningkatan intensitas dan persentase stok karbon dari penanaman lahan bekas tambang dengan spesies tanaman yang tingkat serapan C02 yang tinggi, tanaman endimic dan fast growing dan peningkatan intensitas dan persentase stok karbon dari penanaman rehabilitasi DAS.

Komitmen PT Timah Tbk dalam mendukung mewujudkan NZE dan melakukan transisi energi juga diapresiasi oleh Dewan Energi Nasional, dimana PT Timah Tbk meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Dewan Energi Nasional 2023 dalam katagori komitmen dalam pemanfaatan Energi Bersih.

Kegiatan penanaman mangrove ini selalu disambut antusias oleh masyarakat dan karyawan timah. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Sawang Laut Jefrizal mengatakan, tempat penanaman mangrove ini memiliki potensi yang cukup baik untuk mangrove dapat tumbuh dengan baik.

Kedepan kata dia, mangrove ini juga bisa membantu mengatasi abrasi di kawasan itu dan akan dikelola menjadi lokasi wisata baru. Keberadaan mangrove juga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, eksositem mangrove yang baik dapat membantu biota laut untuk berkembang dengan baik.

“Kita sambut baik langkah PT Timah Tbk ini, sebab daerah ini dikelilingi laut, tentu penanaman itu bisa menahan abrasi laut dan dapat dijadikan ikon wisata baru. Apalagi ini melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat dan nelayan,” katanya saat melakukan penanaman mangrove beberapa waktu lalu.

Senada, Ketua kelompok nelayan Jaya Mandiri di Bangka Barat Kasdi mengatakan PT Timah Tbk kerap menanam mangrove di wilayah mereka.

” PT Timah kerap melakukan penanaman manggrove di lokasi ini. Selain itu di daerah lain juga dan PT Timah Tbk melibatkan masyarakat juga melakukan penanaman manggrove serupa,” terangnya. (*)

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas