162 Pengurus BKPRMI Belitung Dilantik, Kaderisasi Didorong Sampai Tingkat Kecamatan

    INTRIK.ID, BELITUNG — Kaderisasi BKPRMI Kabupaten Belitung didorong tidak berhenti di tingkat kabupaten maupun provinsi. Penguatan organisasi hingga kecamatan dinilai penting agar pembinaan pemuda dan remaja masjid dapat berjalan lebih dekat dengan masyarakat dan berkelanjutan.

    Dorongan tersebut mengemuka dalam pelantikan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) BKPRMI di lima wilayah Kabupaten Belitung, yakni Tanjungpandan, Sijuk, Membalong, Selat Nasik dan Badau.

    Sebanyak 162 pengurus dari lima kecamatan dilantik dalam satu acara di Gedung Serba Guna H. Ishak Zainuddin, lingkungan Pemda Belitung, Sabtu (26/9/2026).

    Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Endri Susyono, mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian struktur kepengurusan, tetapi juga upaya memperkuat keberadaan organisasi di tingkat yang paling dekat dengan masyarakat.

    “Ini momen memperkuat struktur sekaligus mempertegas peran BKPRMI dalam membina pemuda dan remaja masjid. Kami berharap seluruh pengurus memegang teguh amanah yang dipercayakan,” ujar Endri.

    Kaderisasi Harus Tumbuh dari Akar

    Sekretaris Umum DPW BKPRMI Babel, Arinda Unigraha, menekankan pentingnya keberadaan pengurus aktif di setiap kecamatan.

    Menurutnya, kaderisasi tidak akan berjalan berkelanjutan jika hanya terpusat di tingkat atas. Karena itu, penguatan struktur di tingkat kecamatan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan.

    “Kaderisasi harus tumbuh dari akar. Dengan kepengurusan yang aktif di setiap kecamatan, pembinaan pemuda dan remaja masjid dapat berjalan terus-menerus, tidak terputus,” ungkapnya.

    Lima kecamatan yang kini memiliki kepengurusan tersebut menjadi titik penguatan organisasi untuk menjangkau lingkungan masyarakat secara lebih langsung.

    Tak Hanya Dilantik, Pengurus Langsung Dibekali

    Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Belitung, Faryadi, mengatakan pelantikan menjadi bagian dari konsolidasi organisasi secara menyeluruh.

    Setelah serah terima jabatan, para pengurus mengikuti orientasi organisasi. Pembekalan tersebut membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi terbaru.

    Faryadi mengingatkan pengurus agar memahami aturan sebelum menjalankan tugas organisasi. Menurutnya, kekompakan dan koordinasi antarwilayah juga menjadi modal penting agar kegiatan pembinaan generasi muda dan kemasjidan dapat berjalan.

    Pelantikan 162 pengurus tersebut sekaligus menandai penguatan struktur BKPRMI Belitung hingga tingkat kecamatan. Tantangan berikutnya adalah memastikan struktur yang telah terbentuk tidak hanya aktif secara administratif, tetapi benar-benar menjalankan kaderisasi dan pembinaan di tengah masyarakat.(*)

      Ikuti kami di Facebook