15 PNS Dilantik, Kepala BPRD dan Camat Koba Bangka Tengah Berganti

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Dua posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengalami pergantian. Jabatan Kepala Badan Pengelolaan Retribusi Daerah (BPRD) dan Camat Koba kini diisi pejabat baru dalam pelantikan 15 Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh Bupati Algafry Rahman, Selasa (3/11/2026).

    Pelantikan berlangsung di ruang VIP Kantor Bupati Bangka Tengah. Salah satu pergeseran jabatan terjadi pada posisi Kepala BPRD, dari Aisyah Sisylia kepada Ema Febriarti yang sebelumnya menjabat Camat Koba.

    Sementara kursi Camat Koba kini dipercayakan kepada Teguh Ferdinand, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Bangka Tengah.

    Bupati Algafry Rahman mengatakan, penempatan pejabat dalam pelantikan kali ini dilakukan melalui sistem manajemen talenta yang telah diterapkan pemerintah daerah sejak tahun ini.

    Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi yang kedua kalinya bagi PNS Bangka Tengah dengan menggunakan pendekatan manajemen talenta.

    “Ini adalah pelantikan kedua untuk PNS kita menggunakan manajemen talenta. Manajemen talenta ini merupakan sistem dan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang bertujuan mengidentifikasi, menarik, mengembangkan, menempatkan, dan mempertahankan pegawai terbaik,” jelas Algafry.

    Ia menegaskan, jabatan yang diberikan kepada setiap ASN harus diimbangi dengan etos kerja tinggi, loyalitas, dan tanggung jawab. Pejabat yang baru dilantik juga diminta tidak melupakan fungsi utama pemerintah sebagai pelayan masyarakat.

    “Kami ini pelayanan masyarakat. Artinya, semua kepentingan masyarakat paling penting, khususnya terkait pelayanan. Jadi amanah itu harus dipegang teguh,” tegasnya.

    Algafry juga mengingatkan agar pemetaan kompetensi melalui manajemen talenta terus diperbarui. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat memastikan setiap pegawai memiliki kemampuan yang sesuai dengan jabatan yang diemban.

    “Apapun jabatannya, semua melayani masyarakat. Jadi ingat, semua jabatan harus mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Ema Febriarti menyatakan kesiapannya menjalankan amanah baru dengan mengutamakan pelayanan yang efisien, cepat, dan didukung etos kerja tinggi.

    “Ini adalah komitmen bersama sebenarnya untuk kami sebagai ASN yang memang pelayan masyarakat. Jadi kepentingan masyarakat ada di atas segalanya seperti kata Pak Bupati,” tuturnya.

    Pergantian pejabat ini sekaligus menjadi ujian bagi penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Bangka Tengah. Sebab, keberhasilan sistem tersebut pada akhirnya tidak hanya diukur dari proses penempatan pegawai, tetapi juga dari kinerja pejabat dan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

      Ikuti kami di Facebook