12 kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di bangka sepanjang 2020

    Foto: Kepala DP2KBP3A Bangka, Nurita.(int)

    “Kasus ini bisa diatasi. Kami sebagai mediator bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa diminimalisir kalau dari awal mereka (korban-red) melapor kejadian-kejadian itu,” terangnya.

    “Kita mediasi, kita panggil dan kita datangi. Itulah tugas kami sebagai dinas yang peduli terhadap perempuan dan anak,” sambungnya.

    Baca juga: Kades Bukit Layang : Walau Pun Jalan Rusak, Tapi Warga Kami Taat Pajak

    Nurita juga mengatakan jika dirinya sudah menempatkan petugas khusus di seluruh desa dan kelurahan yang akan membantu dalam menangani permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook