
Kebijakan tersebut membuka ruang perubahan mekanisme transaksi. Akan tetapi, peningkatan aktivitas perdagangan tidak serta-merta berarti kualitas pasar membaik. Likuiditas yang sehat tetap perlu berjalan beriringan dengan transparansi, kewajaran harga, dan pemahaman investor terhadap risiko.
Di sisi lain, BEI menyempurnakan ketentuan Papan Pemantauan Khusus dan memperketat persyaratan finansial serta fundamental bagi calon perusahaan tercatat. Perhitungan saham free float juga diperbaiki, sementara ketentuan harga minimum penawaran umum dihapus. Sejumlah prosedur, termasuk perubahan kode saham dan pemesanan, turut disederhanakan dengan tetap memperhatikan keterbukaan informasi dan evaluasi.
Paket perubahan tersebut menunjukkan upaya memperbaiki ekosistem pasar modal dari sisi perdagangan hingga pencatatan saham. Namun, penerapannya perlu terus dipantau agar penyederhanaan prosedur tidak mengurangi kualitas informasi yang menjadi dasar keputusan investor.
Dari sisi instrumen, BEI meluncurkan lima produk exchange-traded fund (ETF) emas pada 10 Agustus 2026. Hingga 8 Oktober 2026, jumlahnya bertambah menjadi tujuh produk dari tujuh manajer investasi. Sementara itu, fasilitas Intraday Short Selling (IDSS) mulai berjalan pada 1 Oktober 2026 dengan melibatkan dua anggota bursa dan lima saham sebagai efek yang mendasari. Nilai rata-rata transaksi short selling tercatat Rp1,68 miliar per hari hingga 8 Oktober 2026.
Kehadiran instrumen baru memperluas pilihan investasi, tetapi juga menuntut pemahaman yang memadai mengenai mekanisme dan risikonya. Karena itu, perkembangan produk perlu diikuti edukasi, pengawasan, dan keterbukaan informasi agar pertumbuhan aktivitas pasar tidak hanya dinikmati oleh investor yang sudah berpengalaman.
BEI turut meluncurkan IDX Green Equity Designation pada 31 Juli 2026 untuk meningkatkan visibilitas dan transparansi saham yang berkaitan dengan aspek lingkungan serta membuka akses terhadap pendanaan berkelanjutan. Inisiatif ini memperluas perhatian pasar terhadap investasi hijau, meski kredibilitasnya tetap bergantung pada kejelasan kriteria dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.