
Ia juga berharap dukungan terhadap olahraga daerah dapat terus diperkuat. Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
Ricky menyebut PT TIMAH selama ini turut mendukung kegiatan olahraga di Bangka Belitung, mulai dari kejuaraan daerah hingga kompetisi tingkat nasional. Perusahaan juga mendukung pemanfaatan sejumlah fasilitas olahraga, seperti lapangan tenis di Bukit Baru, serta melibatkan pegawai dan jajaran perusahaan dalam kepengurusan cabang olahraga.
“PT TIMAH konsisten membantu pengembangan olahraga di Bangka Belitung. Bukan hanya melalui perusahaan, tetapi juga banyak pegawai dan jajaran PT TIMAH yang terlibat dalam kepengurusan cabang olahraga. Ini menunjukkan bahwa PT TIMAH memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga daerah,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut, terutama untuk mempersiapkan atlet potensial Bangka Belitung menghadapi berbagai kompetisi mendatang, termasuk babak kualifikasi PON XXII Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat 2028.
Dukungan untuk Olahraga Daerah
Division Head of Corporate Secretary PT TIMAH, Ruddy Nursalam, mengatakan partisipasi perusahaan dalam Porprov VII Babel merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk pengembangan olahraga.
“Perusahaan terus berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan daerah agar kehadiran PT TIMAH dapat memberikan manfaat, salah satunya dengan mendukung kegiatan olahraga dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Ruddy.
Menurutnya, olahraga bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kebersamaan, menumbuhkan semangat sportif, dan membuka peluang lahirnya atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bangka Belitung.
PT TIMAH berharap dukungan tersebut dapat membantu menyukseskan Porprov VII Babel sekaligus memperkuat perkembangan olahraga daerah.
Sebab, keberhasilan sebuah pesta olahraga tidak hanya ditentukan oleh atlet yang berdiri di podium dan medali yang berhasil diraih. Ada pula kerja keras panitia, wasit, juri, serta seluruh perangkat pertandingan yang memastikan setiap kompetisi dapat berlangsung.
Mereka mungkin tidak menjadi pusat perhatian penonton. Namun, tanpa peran dan kesiapan mereka, pertandingan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.