
Ia juga mengatakan ada kampung yang rata disapu banjir dan memperkirakan banyak korban jiwa yang berasal dari hulu sungai Desa Hantakan, pemukiman Daerah Aliran Sungai (DAS) Hantakan.
Salah satu warga mengatakan kejadian tersebut berlangsung sangat cepat dan tidak bisa menyelamatkan barangnya karena terjadi pada malam hari.
“Cuma sempat menyelamatkan anak-anak langsung ke sini (tempat pengungsian-red). Rumah habis tinggal tunggul,” ujar seorang wanita dengan bayinya di pengungsian.(*)