
“Untuk lampu jalan dari Dishub nanti dikirim satu stafnya yang berkoordinasi dengan lurah lokasi mana yang mau ditindaklanjuti. Kita langsung action saja, kerja seperti ini lah yang saya mau. Semuanya tanggap,” lanjutnya.
Mengenai genangan, Molen menyebut permasalahan ini harus dituntaskan dari hulu ke hilir sehingga membutuhkan waktu untuk menanganinya. Pekerjaan ini, kata Molen tidak bisa dilakukan sepotong, harus terintegrasi dan Pemerintah Kota Pangkalpinang pun berkomitmen menangani permasalahan ini.
Upaya yang dilakukan seperti membangun kolam retensi dan menggunakan alat sedot portable. Selain itu Satgas Smile dikerahkan untuk membersihkan lorong-lorong sehingga tidak ada sampah menumpuk yang akan menimbulkan penyumbatan di saluran air.