
Ia juga mengajak para pedagang dan masyarakat untuk membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta tidak membiarkan sampah menumpuk hingga mengganggu aktivitas pasar.
Menurutnya, kegiatan gotong royong seperti Jumat Asri diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi kebiasaan yang terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan lingkungan pasar yang bersih dan tertata, diharapkan aktivitas jual beli semakin nyaman sekaligus mendukung wajah Kota Pangkalpinang yang lebih bersih dan asri.