
Selain itu, Saparudin menekankan pentingnya pembangunan berbasis lingkungan dan teknologi. Ia ingin Pangkalpinang berkembang menjadi kota modern yang tetap menjaga nilai budaya serta memberikan ruang bagi semua lapisan masyarakat.
“Kita ingin Pangkalpinang jadi kota yang cerdas, pembangunan berbasis lingkungan, dan inklusif. Kota yang nyaman dan menghadirkan masyarakat cerdas,” ujarnya.
Ia menegaskan akan meninjau kembali berbagai program yang telah berjalan agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita akan review program yang ada, dan yang prioritas saat ini tetap untuk kemasyarakatan,” tambahnya.