
Penambahan ukuran bodi tentu berpengaruh juga terhadap bobot perangkat. Produk terdahulu memiliki bobot 197.8 gram. Sementara Note 18 Ultra naik menjadi 211.6 gram. Kendati demikian, tampilannya tetap ramping dengan aura premium yang terpancar kuat.
Ulefone Note 18 Ultra mengusung layar yang berbeda dengan pendahulunya yakni IPS LCD 6.78 inches 90Hz. Karena seri Note 17 telah menggunakan layar tipe AMOLED 6.78 inches dengan refresh rate 120Hz.
Meski cenderung turun kelas, namun kemampuan mereka dalam menampilkan aspek visual tak kalah mengesankan. Apalagi resolusi layarnya lebih tinggi yakni 1080 x 2460 pixels, dari yang sebelumnya hanya 1080 x 2400 pixels.
Beralih ke sektor dapur pacu, Ulefone Note 18 Ultra mengandalkan chipset Mediatek Dimensity 720 (7 nm). Ini jauh mengungguli seri terdahulunya yang masih bertopang pada Mediatek Helio G99 (6 nm).
Nantinya, chipset kuat tersebut akan berkombinasi dengan RAM 6 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Di samping itu, sistem operasi yang seri Note 18 gunakan masih sama dengan Note 17 yakni Android 13.
Note 17 sukses menarik minat konsumen dengan kamera utama 108 MP dan macro 5 MP. Kali ini, Ulefone akan membekali Note 18 Ultra dengan kamera beresolusi imbang. Mereka terdiri atas lensa utama 50 MP dan ultra-wide 50 MP.
Tak lupa sejumlah teknologi pengambilan gambar canggih seperti LED flash, HDR dan panorama. Sedangkan di sisi depan masih sama-sama mengusung kamera selfie beresolusi 32 MP. Lensa tersebut juga telah mampu mendukung perekaman video tingkat tinggi setara 1080p@30fps.
Terakhir, untuk sumber dayanya, Note 18 Ultra menggunakan baterai Li-Po 5450 mAh. Ini lebih besar dari Note 17 yang kapasitas baterainya masih di angka 5050 mAh. Untuk fitur fast charging juga sudah tersedia yakni 18W.