
Yaps, umumnya digunakan LINE oleh remaja atau anak kuliahan, misalnya grup sekolah atau grup kampus.
Pada LINE tersebut ditujukan untuk berkomunikasi perihal update informasi tugas, event, atau agenda tertentu.
Aplikasi ini cukup jarang digunakan untuk ibu-ibu atau orang dewasa. Begitu pula dengan dunia profesional yang lebih memprioritaskan menggunakan WhatsApp dibanding LINE.
Signal merupakan salah satu aplikasi chat android yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Terlebih saat bos Tesla yaitu Elon Musk, menganjurkan para pengikutnya di twitter untuk beralih menggunakan signal.
Signal memiliki fitur yang dapat menjaga privasi dan keamanan penggunanya karena telah dilengkapi dengan fitur keamanan end-to-end encryption. Hingga saat ini signal telah diunduh oleh lebih dari 50 juta pengguna pada aplikasi play store.
Fitur-fitur umum seperti bertukar pesan, panggilan suara, dan panggilan video, telah hadir dalam aplikasi ini.
Signal sendiri memiliki kelebihan seperti tampilan yang simple, ringan dan juga tentunya terbebas dari iklan yang mengganggu. Hal telah dijanjikan oleh manajemen dari signal itu sendiri bahwa mereka tidak akan memasukkan iklan ke dalam aplikasi tersebut.
Oleh karena itu, berbagai fitur dan keamanan yang ditawarkan, tentunya aplikasi ini bisa jadi salah satu pilihan dari sekian banyaknya aplikasi chat yang ada.
Sayangnya, untuk saat ini hype dari Signal cukup menurun dan pengguna beralih kembali pada penggunaan WhatsApp, LINE, atau Telegram.
Di urutan pertama aplikasi chat yang harus kamu install adalah WhatsApp. Alasannya ialah mayoritas pengguna Android maupun iPhone menggunakan WhatsApp sebagai aplikasi chat utama mereka.
Hal ini berlaku hampir di berbagai negara di dunia, salah satunya Indonesia. Jadi, untuk stay update dan dapat menjalin komunikasi dengan kerabat, kenalan, atau orang yang baru kamu kenal, WhatsApp merupakan prioritas pertama.
Perihal fitur, layaknya SMS kamu utamanya dapat bertukar pesan teks dengan pengguna WhatsApp lainnya.