
Untuk itu, pihaknya terus berupaya membangun dan menumbuhkan minat baca dan budaya literasi kepada masyarakat terkhusus generasi muda.
Selain itu ia juga mengatakan saat ini perpustakaan di Bangka Tengah masih kekurangan baik dari sarana maupun prasarana.
“Pengelolaan perpustakaan yang sering berganti, laporan administrasi yang tidak rapi dan kurangnya koleksi buku-buku fiksi, sehingga kurang menarik minat baca,” ungkapnya.
Irwandi mengatakan pihaknya akan membangun perpustakaan baru yang lebih modern, representatif dan nyaman.