
“InsyaAllah program Sahabat Guru Indonesia ini akan terus diikhtiarkan oleh Global Zakat – ACT Bangka dan semoga dapat memberikan manfaat yang lebih meluas,” harap Raffles.
Sementara itu, Siti Khodijah mengaku jika dirinya hanya menerima honor sebanyak 600 ribu perbulan.
Meski begitu, ia mengatakan menjadi guru adalah bentuk pengabdiannya kepada negara.
“Saya tidak ingin mengeluh dengan jumlah yang saya terima dari mengajar honor ini, karena bagi saya menjadi guru bukanlah sebuah pekerjaan melainkan pengabdian untuk negara. Namun saya berharap agar nasib para guru honorer juga lebih diperhatikan,” ungkap Bu Siti saat ditanyakan oleh tim Global Zakat – ACT Bangka.