TikTok Perbarui Fitur Family Pairing, Inilah 6 Manfaatnya

    TikTok Perbarui Fitur Family Pairing – Aplikasi video pendek TikTok telah mencapai popularitas tertingginya di tahun 2020 lalu, tapi saat ini pun penggunaan TikTok juga masih terus meningkat.

    Penggunanya pun beragam, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Khusus bagi orang tua yang ingin mengawasi anak mereka bermain TikTok, ada fitur bernama Family Pairing yang bisa digunakan.

    Screen time berlebihan terbukti memiliki dampak negatif pada anak-anak dan remaja. Itulah yang disadari oleh TikTok, platform video pendek terpopuler di Indonesia.

    Cormac Keenan, Head of Trust and Safety TikTok mengatakan bahwa TikTok akan menerapkan batas screen time 60 menit per hari untuk pengguna di bawah usia 18 tahun. Keputusan ini diambil setelah TikTok berkonsultasi dengan para peneliti akademis dan pakar dari Digital Wellness Lab di Boston Children’s Hospital.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Baca juga: Inilah 5 Tips Mengatasi Google Maps Tidak Akurat di Android 2023

    Selain itu, TikTok juga menambahkan beberapa fitur baru dalam Family Pairing. Kira-kira, apa saja?

    Fungsi Fitur Family Pairing

    Seperti Namanya, fitur Family Pairing pada aplikasi TikTok ini memang ditujukan kepada orang tua yang ingin mengawasi berbagai aktifitas yang dilakukan oleh anak, mulai dari jenis video apa yang ditontonnya, hingga dimana anak menuliskan komentar, dan apa yang ditulisnya.

    Selain itu, orang tua juga jadi bisa lebih aktif memfilter jenis konten apa yang sebaiknya tidak ditonton oleh anak pada akun TikTok mereka. Dengan cara ini, diharapkan anak tidak akan mudah terpengaruh konten-konten negative yang merusak.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Rekomendasi Fitur Baru Family Pairing

    Fitur Family Pairing pada TikTok bekerja dengan cara menghubungan akun TikTok anak dengan akun TikTok milik orang tua, sehingga, aktifitas apa pun yang dilakukan anak, dapat diketahui oleh orang tua. Fitur ini memilik beberapa fungsi utama yaitu:

    1. Batas screen time harian khusus

    Orang tua atau pendamping bisa menggunakan Family Pairing untuk menyesuaikan batas screen time harian bagi remaja, termasuk menentukan batas waktu yang berbeda-beda berdasarkan hari-hari tertentu dalam seminggu. Misalnya, batas screen time saat weekdays dibuat lebih singkat dibandingkan saat weekend atau libur sekolah.

    2. Dasbor screen time

    Selanjutnya, TikTok menghadirkan fitur dasbor screen time di Family Pairing untuk mengetahui berapa kali pengguna mengakses TikTok serta rincian total waktu pengguna mengakses TikTok di siang dan malam hari. Dengan demikian, orang tua bisa memantau anaknya agar tidak overuse dan addicted.

    3. Nonaktifkan notifikasi

    Notifikasi membantu kita agar tetap terhubung, tetapi di sisi lain bisa mendistraksi kita. Berangkat dari concern tersebut, TikTok menambahkan setelan baru yang memungkinkan orang tua mengatur jadwal untuk me-mute notifikasi di aplikasi anaknya.

    Pengguna berusia 14-15 tahun tidak akan menerima notifikasi mulai pukul 9 malam, sedangkan notifikasi pengguna berusia 16-17 tahun akan dinonaktifkan mulai pukul 10 malam. Tujuannya adalah agar jam belajar dan waktu tidur mereka tidak terganggu.

    4. Screen Time Management

    Pengaturan ini berfungsi untuk mengontrol seberapa lama anak boleh membuka aplikasi TikTok dalam sehari. Ketika anak sudah terlalu lama menggunaka aplikasi TikTok, maka akan muncul peringatan untuk berhenti sejenak.

    5. Restricted Mode

    Orang tua dapat dapat membatasi jenis-jenis konten apa saja yang muncul di akun TikTok anak dengan menggunakan Restricted Mode. Fungsi ini dapat diakses oleh orang tua kapan saja.

    Anak juga dapat diawasi untuk tidak terekespos dengan tren video-video FYP viral yang tidak sesuai dengan batasan usianya. Atau ketika anak membuat video TikTok yang berpotensi untuk melanggar norma-norma tertentu.

    6. Direct Messages

    Untuk memastikan anak tidak sembarangan memberikan komentar, atau terekspos dengan komentar-komentar yang tidak mendidik, orang tua dapat mematikan fitur Direct Message pada akun TikTok milik anak.

    Selain itu, tersedia juga opsi untuk membatasi jenis pesan apa yang bisa dikirimkan ke akun TikTok milik anak, seperti gambar atau video. Bahkan untuk memastikan fungsi ini bekerja maksimal, TikTok akan secara otomatis mematikan Direct Message jika pemilik akun berusia dibawah 16 tahun.

    Peran Aktif Orang Tua

    Dari fungsi fitur Family Pairing yang telah dijabarkan di atas tersebut, diharapkan para orang tua juga dapat secara aktif mengawasi anak ketika membuka akun TikTok, dan memanfaat fungsi-fungsi perlindungan yang telah ada.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan anak akan terhindar dari pengaruh buruk yang tidak diinginkan, ya. Selamat mencoba!

    Mungkin Suka Ini juga:
    Chat WhatsApp Web Bermasalah? Ini Cara Mengatasi Chat Tidak Sinkron dengan Ponsel

    Chat WhatsApp Web Bermasalah? Ini Cara Mengatasi Chat Tidak Sinkron dengan Ponsel

    OPPO Reno 15 Pro Mini Resmi Dirilis, HP Mini Kamera 200MP dan Baterai Jumbo

    OPPO Reno 15 Pro Mini Resmi Dirilis, HP Mini Kamera 200MP dan Baterai Jumbo

    Mengenal Grok AI X, Fitur Canggih yang Viral dan Alasan Pemblokirannya di Indonesia

    Mengenal Grok AI X, Fitur Canggih yang Viral dan Alasan Pemblokirannya di Indonesia

    Bocoran Spesifikasi Poco M8 Pro, Ponsel Kelas Menengah dengan Desain Mewah dan Performa Tangguh

    Bocoran Spesifikasi Poco M8 Pro, Ponsel Kelas Menengah dengan Desain Mewah dan Performa Tangguh

    Fitur GamePlan TikTok Resmi Rilis, Masa Depan Olahraga Ada di Genggaman

    Fitur GamePlan TikTok Resmi Rilis, Masa Depan Olahraga Ada di Genggaman

    ASUS Zenbook DUO 2026 Hadir dengan Performa Intel Core Ultra 7 dan Intel Arc GPU

    ASUS Zenbook DUO 2026 Hadir dengan Performa Intel Core Ultra 7 dan Intel Arc GPU

      Ikuti kami di Facebook