Terkait Hal Ini, Dua Direktur Rumah Sakit ‘Ngadu’ ke Gubernur

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Direktur Utama RSUD Dr (H.C) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Babel, dr Ira Ajeng Astried menyebut jika rumah sakit yang ia pimpin kekurangan ruangan Intensive Care Unit atau ICU.

    Hal itu disampaikannya saat pertemuan bersama Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin berserta stakeholder terkait, di Rumah Dinas Gubernur Babel, Minggu (5/2/2023).

    Selain itu, permasalahan lain yang dihadapinya antara lain akses rumah sakit yang dirasa sulit ditempuh. Meskipun Rumah sakit ini tipe B, masyarakat Babel jarang menjangkau rumah sakit ini.

    “Kalaupun ada pasien yang datang, pasti rumah sakit lain tidak sanggup. Kami juga merasa kekurangan ruang ICU. Karena pasien yang datang ke RSUP cenderung memang pasien kritis,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD), dr Ria menyampaikan bahwa RSJD terjadi keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Hal ini semakin dirasakan ketika salah satu terapis wicara berpindah tugas.

    “Kami juga mau menyampaikan persoalan nama rumah sakit. Karena sampai saat ini RSJD belum ada namanya. Kami sudah konsultasikan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), lalu diarahakan bersurat ke provinsi hingga ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tapi sampai sekarang belum tau wewenangnya siapa untuk memberikan nama rumah sakit,” tambahnya.

    Menanggapi permasalahan ini, Pj Gubernur Ridwan mengatakan, untuk penambahan kapasitas ICU, pihaknya berupaya untuk berproses ke Kemendagri RI dan DPRD agar dapat melakukan pergeseran anggaran mendahului. Selain itu, Pj Gubernur menginstruksikan untuk membuat proposal agar melibatkan pihak ketiga, sehingga tidak perlu menggunakan dana APBD.

    Selanjutnya untuk RSJD, Ridwan akan segera bersurat untuk memenambah SDM. Bukan dari segi kuantitas tapi kualitas. Sehingga yang dibutuhkan adalah tenaga profesional di RSJD.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kondisi ini tidak mudah. Tapi jangan menyerah. Kita perbaiki, kita fokus prioritaskan mana dulu yg harus dikerjakan. Baru, satu-persatu kita selesaikan,” pungkasnya.

    Sementara Kadinkes Babel, Andri Nurtito turut memberi saran terhadap permasalahan RSUP, yaitu dengan memanfaatkan periklanan. Karena dengan ditetapkannya RSUP sebagai rumah sakit tipe B, ada kelebihan RSUP yang tidak dimiliki rumah sakit lain, seperti kateterisasi jantung, endoscopy dan colomoscopy, perawatan kecantikan dengan laser CO2 fractional, serta intervensi nyeri. (*/red)

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dinamika Tambang Memanas, MUI Babel Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

    Dinamika Tambang Memanas, MUI Babel Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

    Almaster Tegaskan Bukan Anti-PT TIMAH, Kritik untuk Mengawal Tata Kelola

    Almaster Tegaskan Bukan Anti-PT TIMAH, Kritik untuk Mengawal Tata Kelola

    Pembina KMMK Babel Dorong Pemda Beri Penghargaan Tahunan bagi Penulis dan Akademisi Lokal

    Pembina KMMK Babel Dorong Pemda Beri Penghargaan Tahunan bagi Penulis dan Akademisi Lokal

    Bukan Sekadar Kendaraan Hias, Miniatur KIP Timah Garuda Curi Perhatian Warga Pangkalpinang

    Bukan Sekadar Kendaraan Hias, Miniatur KIP Timah Garuda Curi Perhatian Warga Pangkalpinang

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    Explore Babel 2026 Dibuka, BI Dorong Kekayaan Babel Naik Kelas Lewat UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Explore Babel 2026 Dibuka, BI Dorong Kekayaan Babel Naik Kelas Lewat UMKM dan Ekonomi Kreatif

      Ikuti kami di Facebook