
“Pokoknya dari 90an KM menjadi hanya 17 Km. Terus kalau kami hitung anggarannya kisaran 70 miliar. Tapi itu pasti tepat sasaran sekali. Nanti akan kami ajukan juga jalan-jalan lainnya, ” lanjut Algafry.
Saat ini pihaknya tidak bisa melakukan sendiri karena status jalan tersebut merupakan jalan nasional terlebih lagi APBD Bangka Tengah yang belum memadai.
“Itu adalah aset nasional. Kami tidak bisa bangun kalau jalan nasional. Terus juga anggaran kita belum mampu untuk membuka jalan tersebut, ” tukasnya.