
“Pertama masalah bahan bakar memang jadi masalah banyak nelayan. Memang ada bahan bakar untuk nelayan tapi itu semua harus sesuai prosedu. Kedua masalah es balok, pemerintah alan selalu membantu sebisanya tetapi semua harus sesuai proposal, data serta tidak mengada-ngada. Ketiga, pemanfaatan dan bantuan mesin press giling pasti bisa kita bantu asalkan pengajuan melalui koperasi serta surat dan proposal yang jelas dan pastinya saya akan sangat senang jika bisa diundang bertemu masyarakat dan mendengar langsung semua masalah di masyarakat Tanjung Pura,” tegas Algafry.
Ia berpesan jika melakukan audiensi langsung bawa surat resmi, pengajuan proposal agar bisa langsung dipelajri dan diproses.
“Saya tidak mau masyarakat saya kerja dua kali. Kalo audiensi begini langsung saja, buat surat dan proposal, baru sampaikan poin pentingnya, kita pelajari dan langsung bergerak. Ini adalah bentuk pelayan terbaik saya sebagai Bupati untuk masyarakat,” tegas Algafry.
Laporan wartawan Erwin/INTRIK.ID