
“Kami memgedukasi anak-anak SMK 1 Koba agar lebih paham bahayanya sosial media, kriminalitas, pembelian serta kenakalan lainnya yang menjadi akar kriminalitas,” ucapnya kepada intrik.id.
Dodoy juga menegaskan, jika remaja adalah umur yang rentan untuk disusupi paham radikalisme yang membuat anak-anak mudah terpengaruh ke arah yang negatif.
“Anak-anak mudah terpengaruh, maka dari itu kita perlu berikan arahan agar mereka lebih paham tentang kenakalan remaja,” ungkapnya.
Dodoy juga menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan di dua sekolah di Kecamatan Koba, yakni SMP 2 Koba dan SMK 1 Koba.