
“Di Pangkalpinang memang tidak ada hutan, tetapi lahan-lahan kering cukup luas. Ini tentu cukup berbahaya, apalagi kalau lokasinya dekat dengan rumah warga,” kata Saparudin.
Ia meminta seluruh unsur yang terlibat tidak lengah terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang relatif kering.
Selain kondisi cuaca dan lahan, kesiapan personel serta peralatan penanganan kebakaran juga menjadi perhatian pemerintah kota.
Saparudin menyebut BPBD Kota Pangkalpinang memiliki sekitar 90 personel yang dapat mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran.
Sementara sejumlah peralatan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat sering digunakan telah diperbaiki dan kembali disiapkan untuk menghadapi potensi kebakaran.