
Atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik nantinya diharapkan dapat melanjutkan ke kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Tujuannya agar kita bisa menghasilkan atlet yang memiliki kemampuan dan bakat. Yang menang nanti akan mengikuti pertandingan di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk memperluas silaturahmi sekaligus menumbuhkan minat dan bakat di bidang olahraga.
Prof Udin mengingatkan, belajar taekwondo tidak semestinya hanya dipandang sebagai hobi. Olahraga tersebut perlu dijalani dengan kesungguhan dan dijiwai sebagai bagian dari proses pembentukan diri.
Namun, ia menekankan bahwa pertandingan bukan semata-mata soal siapa yang menang dan siapa yang kalah.