
Berdasarkan strategi di atas, dapat disimpulkan bahwa generasi Z memiliki akses serta ketergantungan terhadap teknologi dan gadget, mereka tidak seperti generasi sebelumnya yang rajin membaca suatu narasi melalui buku-buku cetak atau surat kabar, sebaliknya mereka lebih enjoy dengan informasi yang bertebaran di dunia internet, terutama yang berbentuk visual dan gambar.
Dengan adanya teknologi dan kebebasan berekspresi membuat Gen Z menjadi generasi yang aktif, kreatif, dan terampil menggunakan kecanggihan teknologi digital. Dengan kondisi kepribadian dan karakter Gen Z yang seperti ini, Gen Z sangat cocok dipimpin dengan gaya kepemimpinan transformative yang menginpirasi serta memahami keunikan Gen Z membantunya mengembangkan potensi dan melibatkan mereka dalam mengambil keputusan terutama yang berkaitan dengan kebutuhan mereka.