
Dari informasi di lapangan, wilayah tersebut sudah ditambang secara ilegal sekitar 3 minggu lebih dengan beberapa koordinator kelompok yang.
“Kurang lebih udah 3 minggu lebih berjalan. Kalau koordinator masih orang lama cuma ada nambah orang baru. Cuma tanya aja bang langsung ke koordinator saya kurang paham. Cuma kerja saja saya, ” ujar salah satu penambang ilegal yang sedang bekerja di wilayah Merbuk-Kenari-Pungguk, Kamis (9/10/2025).