
Pernyataan tersebut muncul ketika rencana impor kendaraan dari India sedang menjadi perhatian. Bahkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kala itu meminta pemerintah menunda rencana impor 105 ribu kendaraan tersebut untuk mengevaluasi kesiapan industri dalam negeri.
Namun, kendaraan yang sudah telanjur masuk kemudian tetap diarahkan untuk mendukung operasional Kopdes yang telah siap. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut ribuan kendaraan tersebut akan didistribusikan secara bertahap.
Setelah Agus diganti, posisi Menteri Perindustrian kini ditempati Sarmuji.
Usai dilantik, Sarmuji mengatakan dirinya akan membenahi berbagai persoalan di sektor industri satu per satu. Ia juga menekankan peran industri sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Sementara itu, belum terdapat informasi resmi yang menyatakan bahwa sikap Agus terkait impor kendaraan dari India menjadi alasan pergantian dirinya.
Karena itu, dua peristiwa tersebut perlu dilihat sebagai rangkaian fakta yang terjadi dalam periode yang berdekatan, bukan sebagai hubungan sebab-akibat yang telah terbukti.