
“Kami sampaikan kondisi riil di Berok kemarin, dan hari ini BPJN langsung merespons dengan sangat baik. Ini adalah bukti sinergi solid antara pemerintah daerah dan pusat. Kami optimistis solusi permanen bagi warga Berok segera terwujud,” ujar Fani, Jumat (15/5/2026).
Fani yang baru menjabat selama tujuh bulan ini menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membiarkan masalah menahun terus berulang. Kondisi drainase yang tertutup sedimentasi lumpur, bangunan, dan sampah yang ditemukan saat sidak menjadi prioritas utama untuk segera dibersihkan.
“Setiap musim hujan, air meluap merusak fasilitas dan mengganggu warga. Dengan komitmen BPJN untuk turun langsung, risiko banjir bisa ditekan secara signifikan melalui aliran air yang kembali lancar,” jelasnya.