
Ia juga meminta maaf jika dalam perayaan dan jamuan itu masih ada kekurangan. Meskipun begitu, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi tolak ukur bahwa perbedaan menjadi suatu kekuatan.
Molen juga menegaskan kepada para investor yang ingin masuk ke kota Pangkalpinang. Menurutnya Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak memungut biaya kepada Investor.
“Sampaikan kalau ada apa-apa, investasi di kita tidak ada wani pironya. Saya lakukan untuk Pangkalpinang, PAD untuk pembangunan infrastruktur dan banjir. Saya butuh dukungan dari pengusaha terutama chingin Tionghoa,” ucapnya.
“Pangkalpinang kalau dibiarkan begini terus mau jadi apa. Terlalu kerdil kalau hanya memikirkan politik identitas mari kolaborasi kita bangun Pangkalpinang,” lanjurnya.
Molen menjelaskan menjadi pemimpin amanah harus punya ketulusan membangun kota Pangkalpinang. Untuk itu ia meminta kepada masyarakat bersama-sama menjadikan kota Pangkalpinang lebih baik lagi.