Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Menurutnya, sasaran utama program tersebut mencakup keluarga yang memiliki ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), bayi berat lahir rendah (BBLR), serta balita yang mengalami masalah gizi.

    “Fokus kita adalah keluarga yang memiliki ibu hamil KEK, bayi berat lahir rendah, dan balita dengan masalah gizi. Orangtua asuh nantinya bisa berasal dari ASN, BUMN, BUMD, swasta, hingga masyarakat yang peduli,” jelasnya.

    Wiwik menegaskan, peran orangtua asuh tidak sebatas memberikan bantuan materi.

    Pendampingan juga mencakup edukasi pola asuh, pemantauan tumbuh kembang anak, serta memastikan keluarga sasaran mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan.

    “Target kita, setiap keluarga berisiko memiliki pendamping. Dengan begitu, intervensi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat. Ini juga mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting,” tambahnya.

    Melalui Rapat Koordinasi Genting tersebut, Pemkab Bangka Tengah berharap semakin banyak pihak yang terlibat sebagai orangtua asuh serta pendataan keluarga berisiko dapat dilakukan secara lebih lengkap dan akurat.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook