
“Banyak hal positif yang kita ambil dari kegiatan ini, pertama, menanam sifat kegotong royongan diantara warga, kedua membesarkan syiar agama Islam dan menyambung tali silaturahmi diantara warga dan ketiga melestarikan budaya kuta tentunya,” ucapnya kepada intrik.id.
Alban menjelaskan, ruwahan ini memang acara rutin desa Celuak setiap tahumnya dalam menyambut bulan ramadhan yang sudah dekat agar kita mampu mengingat berkahnya bulan ramadhan.
“Ruwahan dan nganggung ini memang acara adat setiap tahun kami menyambut ramadhan untuk mengingatkan kami jiga tentunya bahwa bulan ramadhan sudah dekat,” jelasnya.