
Saat ini, kondisi Shabqi berangsur membaik, namun ia masih membutuhkan oksigen 24 jam setiap hari. Satu tabung oksigen besar hanya mampu bertahan selama tiga hari, sehingga biaya perawatan masih cukup besar bagi keluarga.
Gelvi sangat bersyukur atas bantuan PT Timah Tbk yang dinilainya sangat meringankan kebutuhan pengobatan sang anak.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah yang telah membantu biaya berobat anak kami dan kebutuhan lainnya. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.
Kepala Desa Terentang III, Sudirman, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Timah Tbk terhadap warganya.