
“Selama ini donor darah biasanya dilakukan pada momen tertentu seperti ulang tahun. Namun, melalui komunikasi dengan pihak PT Timah, kami bisa menjadikannya sebagai program rutin yang dilakukan tiga atau empat kali dalam setahun dengan mengajak karyawan untuk mendonorkan darah,” ujarnya.
Tak hanya melalui kegiatan yang terjadwal, karyawan PT Timah juga menjadi salah satu sumber pendonor ketika PMI membutuhkan darah untuk masyarakat.
“Kalau ada kebutuhan darah, kami selalu menghubungi PT Timah dan meminta bantuan kepada karyawannya. Ini sudah sering dilakukan,” jelas Yovita.
Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan darah tidak hanya bergantung pada kegiatan donor yang digelar pada waktu tertentu. Ketersediaan pendonor yang dapat digerakkan ketika kebutuhan muncul menjadi bagian penting dalam menjaga stok darah.
Atas partisipasi tersebut, PT Timah menerima penghargaan dari PMI Kabupaten Bangka Barat dalam momentum HUT ke-81 PMI. Penghargaan diberikan atas partisipasi aktif, kepedulian dan kedermawanan perusahaan sebagai donatur dalam menyukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2025.