Ronaldo Akhirnya Buka Suara: Tak Mundur dari Portugal, Siap Dihukum Demi Tetap Bertanding

    Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo (Instagram)

    Ronaldo mengatakan dirinya kembali bertemu dengan Jorge Jesus sekitar 48 jam setelah pertandingan.

    Dalam pertemuan itu, menurut Ronaldo, mereka sepakat bahwa persoalan tersebut harus diselesaikan secara terbuka.

    Ronaldo menginginkan Jesus menjelaskan kepada publik bahwa dirinya tidak pernah meminta untuk dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia.

    Namun, menurut Ronaldo, pernyataan Jesus dalam konferensi pers justru tidak sesuai dengan pembicaraan mereka sebelumnya.

    Ronaldo bahkan menyebut sikap Jesus di depan media berbeda dengan apa yang terjadi dalam pembicaraan pribadi.

    “Posturnya sama sekali tidak seperti pertemuan kami. Saya mendengar ungkapan-ungkapan dan agresivitas yang menurut saya tidak layak saya terima,” kata Ronaldo.

    Siap Menerima Hukuman

    Meski mengkritik pelatih, Ronaldo tidak berusaha melepaskan diri dari konsekuensi keputusannya.

    Sebaliknya, ia meminta FPF menilai dan menghukumnya jika memang tindakannya melanggar aturan.

    “Konsekuensi dari tindakan saya harus dinilai dan dihukum oleh Federasi Sepak Bola Portugal. Menurut saya, hukuman tersebut tidak boleh dikurangi,” tegas Ronaldo.

    Ia bahkan menyebut statusnya sebagai kapten justru membuat tindakannya harus dinilai lebih serius.

    “Saya bukan pemain biasa, saya adalah kapten tim dan itu merupakan keadaan yang memberatkan,” ujarnya.

    Sikap tersebut membuat konflik Ronaldo dengan Portugal menjadi lebih kompleks.

    Ia menolak keputusan yang menurutnya melanggar kesepakatan, tetapi pada saat yang sama mengakui dirinya melakukan kesalahan karena meninggalkan pemusatan latihan.

    Bukan Pensiun, Ronaldo Masih Ingin Bertanding

    Di tengah spekulasi bahwa konflik tersebut akan menjadi akhir perjalanan Ronaldo bersama Portugal, pemain berusia 41 tahun itu justru memberikan pesan berbeda.

    Ia memastikan dirinya belum ingin meninggalkan tim nasional.

    Ronaldo bahkan mengatakan dirinya masih ingin menjalani pertandingan perpisahan bersama Portugal suatu saat nanti.

    Namun, menurutnya, fokus utamanya bukan pertandingan perpisahan.

    Ia masih ingin bertanding.

    “Ketika saya memikirkan tim nasional, yang benar-benar saya pikirkan adalah bertanding,” kata Ronaldo.

    Ia kemudian menegaskan kesediaannya kembali membela Portugal setelah hukuman selesai, selama kondisi fisiknya masih memungkinkan.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook