
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan pihaknya akan mencari solusi dengan berdiskusi ke Pj Gubernur Bangka Belitung.
“Kita berharap perusahaan ini bisa berjalan kembali, tentu saya akan kembali berdiskusi dengan gubernur, sesudah ini saya hubungi, kalau bisa Senin kita ketemu guna mencari solusi terbaik,” tuturnya.
“Saya juga berupaya, tidak tinggal diam, cuma tidak saya ekspos, sudah saya temui owner perwakilannya dan menghubungi kuasa hukumnya, kurang lebih 12 milar dalam satu minggu untuk biaya operasional perusahaan ini,” tambahnya.
Dikatakan Algafry, jikapun ada PHK, maka mekanisme setelah PHK ini harus dibicarakan antara perusahaan dengan pekerja dan pemerintah.