Rangka Atap Sejak 1990-an Belum Diganti, Masjid Al Fatah Mulai Diperbaiki

    INTRIK.ID, BELITUNG TIMUR — Rangka atap kayu yang digunakan sejak sekitar 1990-an mulai lapuk dimakan rayap. Plafon juga beberapa kali jebol. Kondisi itu membuat Masjid Al Fatah di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, membutuhkan renovasi, sementara kas masjid terbatas untuk membiayai perbaikan.

    Pengurus masjid kini berupaya memperbaiki bagian bangunan yang dinilai mendesak. Bantuan dari PT Timah Tbk yang disalurkan pada Oktober 2026 diharapkan dapat membantu mengawali proses renovasi tersebut.

    Sekretaris Masjid Al Fatah, Muhammad Iqbal, mengatakan sejumlah bagian bangunan sudah mengalami kerusakan setelah puluhan tahun digunakan. Rangka atap kayu belum pernah diganti sejak sekitar tiga dekade lalu, sedangkan kondisi plafon juga semakin memprihatinkan.

    “Bangunan ini sudah cukup lama dan rangka kayunya belum pernah diganti sejak sekitar tahun 1990-an. Plafonnya juga sudah lapuk dan beberapa kali jebol. Karena itu, kami memang membutuhkan renovasi,” ujar Iqbal.

    Menurutnya, pengurus telah menyusun rencana anggaran biaya (RAB) untuk memperbaiki bangunan. Namun, pengumpulan dana tidak mudah karena kemampuan kas masjid terbatas. Pengurus pun harus mencari dukungan dari berbagai pihak agar renovasi dapat berjalan.

    Bantuan PT Timah direncanakan untuk mendukung perbaikan sejumlah bagian, termasuk rangka kayu, plafon, dan atap. Meski demikian, pengurus masih membutuhkan dana tambahan agar perbaikan dapat dilanjutkan secara menyeluruh.

    “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PT Timah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena kas masjid memang terbatas. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa mulai memikirkan perbaikan bagian yang paling mendesak sambil terus mengupayakan dana dari pihak lain,” katanya.

    Bagi warga Dusun Lenggang, Masjid Al Fatah bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjalankan kegiatan sosial keagamaan. Masjid tersebut dimanfaatkan untuk pengajian ibu-ibu dan berbagai aktivitas keagamaan masyarakat.

    Kerusakan bangunan yang berlangsung lama dan keterbatasan dana membuat dukungan untuk renovasi menjadi penting. Pengurus berharap perbaikan dapat membuat masjid kembali lebih layak sehingga warga dapat beribadah dan mengikuti kegiatan keagamaan dengan aman serta nyaman.

    Meski bantuan telah diterima, renovasi menyeluruh masih bergantung pada pelaksanaan perbaikan dan dukungan dana tambahan. Pengurus kini berupaya memastikan bagian yang paling mendesak dapat ditangani terlebih dahulu. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

      Ikuti kami di Facebook