
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bangka Tengah masa bakti 2026–2029, Andrian Samallo, menegaskan amanah yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus akan dijalankan dengan profesional dan berintegritas.
Menurut Andrian, PWI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi wartawan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, menjaga etika jurnalistik dan memperkuat solidaritas.
Salah satu program yang akan menjadi perhatian kepengurusan baru adalah digitalisasi website desa dan pelatihan penulisan berita desa.
Program tersebut diarahkan untuk membantu pemerintah desa menyampaikan informasi mengenai pembangunan, potensi desa, pelayanan publik hingga aktivitas masyarakat secara lebih cepat, akurat dan terpercaya.
“Kami berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Andrian menilai kemitraan yang sehat antara pers dengan berbagai pemangku kepentingan dapat memperkuat fungsi jurnalistik sebagai penyampai informasi, media edukasi, kontrol sosial sekaligus mitra pembangunan.
Sebagai pimpinan media siber, ia juga mengingatkan seluruh pengurus dan anggota PWI Bangka Tengah untuk tetap menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi KEJ.
“Semoga PWI Kabupaten Bangka Tengah semakin maju, semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.