Scroll untuk baca artikel
Politik

Pulang Kampung, Andi Kusuma Nilai Bangka Alami Empat Krisis Dimensi

745
×

Pulang Kampung, Andi Kusuma Nilai Bangka Alami Empat Krisis Dimensi

Sebarkan artikel ini
IMG 20240101 WA0001

INTRIK.ID, BANGKA — Setelah sukses dinegeri rantauan, kini Andi Kusuma pulang kampung ke Bangka. Bukan hanya pulang, ia juga ingin mengubah daerah kelahirannya menjadi lebih baik.

Keinginan itu didasari setelah melihat krisis yang terjadi di Bangka Belitung. Bahkan pria yang bergelar doktor itu mengatakan ada empat krisis dimensi yang terjadi.

“Saya lihat di Bangka ini terjadi empat krisis dimensi, pertama krisis ekonomi, krisis politik, krisis mental hingga krisis kepercayaan sesama,” ungkap Andi, Minggu (31/12/2023).

Ia mengatakan harga sembako kian naik dan mengalami resesi bahkan banyak terjadi PHK. Selain itu banyak masyarakat yang tidak percaya dengan Caleg (calon legislatif) sehingga tidak datang saat pemilihan umum.

“Kita lihat jika tidak dikasih uang, masyarakat tidak mau datang. Begitu pula dengan Caleg takut diulah masyarakat,” tegasnya.

Andi mengatakan banyak hutan produksi ditanami sawit dengan adanya kebijakan pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa batas wilayah harus diperjelas agar masyarakat tahu.

“Saya rasa banyak masyarakat tidak tahu mana batas wilayah HPL, hutan lindung atau lainnya sehingga perlu adanya transparansi agar masyarakat tahu lokasi yang bisa ditanami,” ujarnya.

“Lucunya ada tempat ibadah atau fasilitas umum dan kantor desa masuk IPU PT Timah, hal itu seharusnya tidak boleh terjadi sehingga perlu dilakukan pembaruan batas-batas lokasinya,” tambah Andi.

Keinginan merubah kearah yang lebih baik melalui PDI-P menjadi tekad Andi kedepan dengan maju menjadi legislatif provinsi Bangka Belitung dapil Kabupaten Bangka.

“Bapak saya asli Pemali, ibu dari Lumut tapi sejak tamat SMA saya langsung merantau ke Jakarta,” terangnya saat merayakan malam tahun baru bersama masyarakat di THR, Sungailiat.

Ia juga tidak ingin banyak janji namun memastikan akan menyelesaikan permasalahan hukum dan lahan yang menjerat masyarakat.

“Sesuai profesi saya, saya akan jika ada permasalahan hukum saya siap bantu tapi bukan terkait narkoba maupun perceraian,” tegas Andi.