
“Alhamdulillah, dari dulu anak sudah minta sunat, tapi karena keterbatasan dana belum bisa. Bersyukur sekali PT Timah mengadakan khitanan massal ini, akhirnya anak saya bisa disunat. Terima kasih kepada PT Timah, semua berjalan lancar,” ungkap Didik.
Putranya, Angger Bagus Panuntun (8), siswa kelas 1 SDN 6 Mentok, juga merasa senang meski harus menahan sedikit rasa sakit.
“Sakit tadi, Om. Tapi senang, karena dikasih hadiah ,” ucapnya polos sambil tersenyum.
Senada, Rohim orang tua Iqbal satu dari ratusan anak yang mengikuti Khitanan Massal yang digelar di Kabupaten Bangka.
“Alhamdulliilah akhirnya anak saya sudah dikhitan dan gratis dari PT Timah. Anak saya memang sudah lama mau dikhitan, tapi saya terkendala biaya. Syukurlah hari ini bisa gratis,” kata Rohim.