PT Timah Gandeng Polri untuk Perkuat Tata Kelola Pertambangan Timah

    Menurutnya, sektor pertimahan selama ini mengalami pasang surut sehingga masih banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama agar seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Bertahun-tahun tata kelola pertimahan mengalami pasang surut dan banyak hal yang harus diperbaiki. Karena itu kami terus berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Kejaksaan, pemerintah daerah, TNI, dan sekarang bersama Kepolisian,” katanya.

    Selain fokus pada pengelolaan timah dari hulu ke hilir, PT Timah juga mulai mengembangkan potensi mineral ikutan atau rare earth element (logam tanah jarang) yang dinilai memiliki nilai ekonomi lebih besar.

    “Puluhan tahun kita mengelola bijih menjadi timah, namun di dalamnya terdapat mineral lain yang nilainya sangat besar. Ini yang sekarang mulai kita kembangkan agar kontribusi bagi negara juga semakin meningkat,” jelasnya.

    Sementara itu, Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda mengatakan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah penghasil timah terbesar di Indonesia sehingga sektor ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.

    Namun demikian, ia mengingatkan bahwa aktivitas pertambangan juga memiliki potensi dampak terhadap kerusakan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook